31 Desember 2020

Tutorial Menerjemahkan Game PS Kagero: Deception II



     Kagero: Deception II adalah sequel dari Tecmo Deception. Masih bertema penggunaan jebakan untuk mengalahkan musuh, penggunaan sudut pandang orang pertama kini dibuang dan diganti sudut pandang orang ketiga. Game ini berkisah tentang Millennia, gadis yang diculik saat kecil dan dibesarkan oleh Timenoid, kaum manusia abadi berkulit biru. Dia dipersiapkan sebagai boneka, senjata Timenoid untuk melawan para manusia pembangkang.

     Untuk menerjemahkan game ini, kita bisa saja langsung mengedit iso game. Namun jika ingin lebih mudah, kita bisa mengekstrak file dimana script dialog berada dari ISO, mengeditnya, lalu memasukkan kembali file itu ke ISO. 

     Pertama, jalankan aplikasi CDmage, dan buka file .cue dari gamenya. Jika file .cue tidak ada, kalian bisa membuka file .bin dan membiarkan aplikasi ini membuat file .cue. 
Sorot Track 1, dan klik kanan file KOKU_DAT.BIN, lalu pilih 'Extract Files...'. Pilih lokasi dimana file disimpan, dan klik 'Extract'.

     Setelah itu, jalankan aplikasi Hex Editor, misal WindHex. Buka file KOKU_DAT.BIN tadi. Kagero menggunakan kode ASCII, jadi sebenarnya tidak memerlukan tabel karakter. Tapi jika ingin membuat tabel, kalian cukup mengklik Tool->Table Editor dan tambahkan nilai-nilai berikut:
FC=<Millennia> (nama karaktermu)
FE=<break> (kode ganti baris)
FD00=<white> (kode mengubah teks jadi warna putih)
FD07=<yellow> (kode mengubah teks jadi warna kuning)
FD0D=<green> (kode mengubah teks jadi warna hijau)
*Mungkin ada kode lain yang belum ada di sini

     Kini kalian bisa mencari teks dalam game. Kalian bisa mencoba memainkan game via emulator, atau menonton di youtube, lalu cari teks itu di file KOKU_DAT.BIN via WindHex. 



     Setelah selesai, atau kalian ingin menguji hasilnya, jalankan lagi file .cue dari ISO gamenya. Klik kanan file KOKU_DAT.BIN, kali ini pilih 'Import File...' dan pilih lokasi file KOKU_DAT.BIN yang diedit tadi. Tunggu sampai proses selesai. Dan coba jalankan file ISOnya via emulator.

     Metode yang sama bisa dilakukan untuk game-game PS lain. Umumnya script dialog ada di file berekstensi .BIN, meski kadang ada di file berekstensi .IMG (misal Parasite Eve atau Final Fantasy IX). Dan kadang ada game yang memiliki banyak file .BIN terpisah, yang masing-masing memiliki script dialog, misal untuk Suikoden I dan II.

     Metode ini tak bisa digunakan pada beberapa game dimana isinya tak terbaca secara langsung, misal Chrono Cross, Legend of Legaia, atau Final Fantasy VIII.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar